manfaat game E-Sport

Manfaat Game E-Sport Bagi Anak, Orang Tua Wajib Tahu

Manfaat game E-Sport bagi anak diketahui memang sangat banyak. E-Sport sendiri merupakan salah satu cabang olahraga yang baru disahkan oleh Pemerintah Indonesia.

E-Sport atau electronic sports merupakan istilah untuk sebuah kompetisi dalam memainkan video dengan jumlah pemain lebih dari satu (multiplayer). Umumnya, orang yang ikut permainan ini termasuk para pemain profesional.

Baca Juga : 5 Fakta Tentang Cinta Laura Sebagai Inspirasi Anak Muda

Manfaat Game E-Sport Bagi Anak

Terdapat beberapa manfaat dari game E-Sport yang bagus untuk perkembangan anak. Walaupun ada manfaatnya, namun segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tidak baik. Oleh sebab itu, manfaat E-Sport ini bisa dirasakan jika tidak dilakukan secara berlebihan. Bermain game akan bermanfaat jika dilakukan sesuai dengan porsinya.

manfaat game E-Sport

1. Kesehatan Otak

Menurut Cyberathletiks, ada beberapa penelitian yang dilakukan dengan bermain Super Mario 64 sekitar 30 menit sehari, selama enam bulan. Para peneliti tersebut sudah menemukan peningkatan pada tiga area utama otak.

Seperti hippocampus kanan, prefrontal cortex, dan otak kecil. Di mana pada prefrontal cortex termasuk merupakan bagian otak yang akan bertanggung jawab untuk kepribadian.

Selain itu, manfaat game E-Sport sebagai kognitif, pengambilan keputusan, serta perilaku sosial. Hippocampus sendiri sangat berguna sebagai tempat pemrosesan konsolidasi dan informasi untuk memperoleh memori jangka pendek serta panjang.

Selain itu, otak kecil juga bisa mengendalikan keterampilan motorik halus dan aktivitas otot. Jadi tidak heran, ketika bermain game kamu berkonsentrasi penuh. Hal ini karena adanya Kerja otak pada saat sudah maksimal.

2. Dapat Melatih Koordinasi Mata dan Tangan

Manfaat game E-Sport, selain menatap layar monitor, kamu juga memperhatikan kecepatan dan ketepatan gerak tangan. Gerakan tangan dan mata pasti akan berbeda, jadi perlu dikoordinasikan dengan sempurna.

Apalagi jika kamu bermain game seperti Dance Up atau Ayo dance yang memerlukan koordinasi antara mata dan tangan. Ditambah lagi untuk melatih kecepatan gerak refleks yang ada pada tangan.

Dengan bermain, video game pada usia muda bisa menyempurnakan koordinasi tangan-mata, memori otot dan waktu reaksi. Bahkan, Kam bisa mencobanya dengan bermain game yang memerlukan kecepatan tangan dan akurasi.

3. Dapat Berpikir Kritis

Dalam memainkan sebuah game mengharuskan seseorang untuk bisa berpikir kritis. Contohnya saja, dalam memikirkan keputusan atau strategi apa yang akan diambil saat sedang berkompetisi dalam game.

Terlebih lagi, jika game yang memerlukan strategi sebelum bertindak. Melalui E-Sport anak dapat langsung berlatih untuk berpikir bagaimana dalam menyelesaikan masalah yang terjadi pada game yang dihadapinya.

Jadi tidak hanya berpikir untuk menyelesaikan masalah saja. Namun, terbiasa dalam berpikir kritis seperti yang biasa dilakukan ketika bermain game.

4. Meningkatkan Memori

Manfaat game E-Sport selanjutnya, ketika bermain video game khususnya video game strategi, yang bisa meningkatkan fungsi otak. Khususnya dalam meningkatkan memori yang ada dalam kepala.

Hal ini juga telah didukung oleh sebuah studi yang dilakukan oleh neurobiologis di University of California-Irvine (UCI). Di mana sudah menemukan bahwa manfaat dari game E-Sport bisa meningkatkan pembentukan ingatan. Misalnya saja, dalam memainkan game Ragnarok yang berbahasa Inggris.

Kamu akan lebih mudah dalam belajar Bahasa Inggris juga. Apalagi dalam beberapa kosa kata yang ada di dalam game sering digunakan untuk pelajaran Bahasa Inggris di sekolah. Tidak hanya itu saja, ada pemakaian Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.

5. Dapat Mengembangkan Kemampuan Kognitif

Biasanya, Manfaat game E-Sport bisa bergerak cepat, membuat keputusan secara cepat, serta menyerap banyak informasi. Selain itu, bermain video game bisa meningkatkan ukuran kemampuan persepsi dan kognitif dasar. Terlebih lagi, jika game tersebut sudah berhubungan dengan strategi. Pasti akan lebih tertantang untuk kamu memainkannya.

6. Terbiasa dengan Kemampuan Multitasking

Apabila bermain video game, pasti anak akan lebih fokus memperhatikan monitor untuk memantau target. Apalagi jika ada bahan bakar atau kondisi diri sendiri dalam melawan musuh.

Solusi yang harus dipikirkan bisa memecahkan persoalan tersebut. Selain itu, kamu bisa menggunakan kemampuan multitasking atau mengerjakan berbagai pekerjaan secara bersamaan dengan terlatih dengan baik.

Dari penjelasan diatas sudah menjelaskan sedikit gambaran terkait manfaat jika memainkan game E-Sport. Hal yang harus diingat adalah ketika memainkan game tidak boleh berlebihan.

Harus bisa memprioritaskan kegiatan terlebih dahulu. Game seperti biji biasanya bisa bersifat rekreatif atau penghilang stres yang tergolong ampuh. Sekian informasi yang sudah dijelaskan terkait manfaat game E-Sport. Semoga dari penjelasan yang ada di atas bisa menambah wawasan kamu.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.